Pagi di Bumi Turang selalu punya cara sendiri untuk mendewasakan kita.
Satu sekolah, dua tempat ibadah, sejuta harapan yang sama. Kami percaya, sepintar apa pun otak kita, hati harus tetap punya 'jangkar'. Karena di sekolah ini, kita bukan cuma cetak juara olimpiade, tapi juga manusia yang punya etika dan toleransi tinggi. Mari jemput impian dengan doa yang paling tulus pagi ini! "
RABU, 29 April 2026.
Pagi di Bumi Turang selalu punya cara sendiri untuk mendewasakan kita.
Di SMANSAKA, Selasa dan Rabu bukan sekadar jadwal pelajaran, tapi jadwal Ibadah sebelum bertarung dengan tumpukan buku. Lihatlah betapa indahnya harmoni ini: Saat Mushola sekolah menjadi saksi sujud syukur teman-teman Muslim, Lapangan SMANSAKA pun berubah menjadi altar besar tempat puji-pujian siswa Kristen dan Katolik membumbung ke langit.
Satu sekolah, dua tempat ibadah, sejuta harapan yang sama. Kami percaya, sepintar apa pun otak kita, hati harus tetap punya 'jangkar'. Karena di sekolah ini, kita bukan cuma cetak juara olimpiade, tapi juga manusia yang punya etika dan toleransi tinggi. Mari jemput impian dengan doa yang paling tulus pagi ini! "