Upacara Bendera SMA Negeri 1 Kabanjahe: Tanamkan Budaya Malu Melanggar Aturan
SMA Negeri 1 Kabanjahe sukses menggelar upacara bendera mingguan dengan khidmat pada Senin (3/8/2026). Dalam upacara tersebut, Bapak Surapati Karo-karo selaku Pembina Upacara menyampaikan amanat penting bertajuk "Budaya Malu Jika Tidak Taat Aturan" untuk mengingatkan siswa bahwa tata tertib sekolah hadir demi membentuk karakter dan integritas, bukan mengekang kebebasan.
KABANJAHE – SMA Negeri 1 Kabanjahe sukses menggelar upacara bendera mingguan yang berlangsung dengan khidmat di lapangan sekolah pada Senin (3/8/2026) pagi. Upacara rutin ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai kedisiplinan di lingkungan sekolah. [1]
Bapak Surapati Karo-karo bertindak langsung sebagai Pembina Upacara. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan topik krusial bertajuk "Budaya Malu Jika Tidak Taat Aturan". Beliau menegaskan bahwa tata tertib sekolah dibuat bukan untuk mengekang kebebasan, melainkan sebagai sarana membentuk karakter dan integritas siswa. Menjadi siswa yang tertib adalah cerminan dari pribadi yang berintegritas tinggi. [1]
Melalui pesan tersebut, seluruh warga sekolah diajak untuk bersama-sama menanamkan rasa malu jika melanggar tata tertib, demi kenyamanan dan kemajuan sekolah. Upacara kemudian ditutup dengan doa bersama, dan seluruh siswa membubarkan diri dengan tertib untuk memulai pekan pembelajaran dengan semangat baru.